Berikut Fakta Spesialis Penyakit Dalam (Ginjal - Hipertensi) dalam Penanganannya

Share:
Dokter spesialis ginjal dan hipertensi merupakan ahli medis yang mempelajari mengenai penyakit ginjal dan nefrologi lebih mendalam. Secara umum ada dua jenis dokter spesialis ginjal yang umumnya dibedakan atas dasar usia dari masing-masing pasien, baik anak maupun mereka yang sudah dewasa. Menjadi dokter spesialis penyakit dalam (ginjal - hipertensi) mempunyai tugas atau peran untuk mendiagnosis dan menentukan seperti apa pengobatan yang harus dilakukan oleh pasien dengan masalah penyakit tersebut. Nah, bila Anda salah satu pasien yang mengalami masalah kesehatan tersebut perlu untuk cek pada dokter ahli.

Spesialis Penyakit Dalam (Ginjal - Hipertensi)

Ada banyak sekali cabang ilmu kedokteran yang bisa dipelajari, salah satu yang termasuk didalamnya adalah khusus penyakit dalam atau lebih dikenal dengan nefrologi. Supaya bisa menjadi dokter spesialis tersebut, seorang dokter harus menyelesaikan terlebih dahulu pendidikan spesialis penyakit dalam. Setelah itu dilanjutkan dengan pendidikan subspesialisasi bidang nefrologi. Dan akhir dari pendidikan tersebut, seorang dokter akan mendapatkan gelar dokter spesialis penyakit dalam untuk ginjal dan hipertensi dengan title Sp. PD-KGH.

Kesehatan baik untuk tubuh merupakan keinginan setiap orang, tetapi tidak ada yang pernah paham seperti apa kesehatan yang dialami kedepan. Penyakit ginjal sendiri bisa terjadi pada siapa saja karena banyak faktor yang mempengaruhi didalamnya. Seperti misalnya usia, penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, infeksi, efek samping obat dan beberapa anggota keluarga dengan riwayat penyakit yang sama. Seorang pasien akan dirujuk kerumah sakit atau spesialis ketika mempunyai gejala-gejala awal seperti:

1. Adanya protein atau darah yang ada pada urine.
2. Mengalami pusing dan lemas karena memang ada gangguan elektrolit dan ketidakseimbangan antara asam dan juga basa.
3. Frekuensi berkemih yang tidak seperti pada umumnya, artinya tidak ada berkemih sama sekali.
4. Pembengkakan yang terjadi pada bagian tubuh atau bisa pula terjadi dibagian seluruh tubuh.
5. Kondisi wajah yang lebih pucat, lelah dan letih karena anemia yang terjadi akibat gangguan pada bagian ginjal.
6. Nyeri pada bagian punggung, baik itu bagian bawah ataupun bagian pinggang.
7. Tekanan darah yang cukup tinggi.

Seorang dokter spesialis penyakit dalam (ginjal - hipertensi) pasti sudah mempunyai pengetahuan secara baik mengenai pencegahan, diagnosis, sampai dengan pengobatan berbagai penyakit ginjal. Umumnya dokter di Indonesia sering menangani berbagai masalah kesehatan pasien pada bagian ginjal seperti penyakit yang merupakan bawaan dari lahir, kanker atau tumor ginjal, sindrom nefrotik, penyakit ginjal akibat hipertensi, batu saluran kemih, infeksi saluran kemih, sampai dengan infeksi ginjal.

Ketika dokter akan menangani pasien, sebelumnya melakukan beberapa tindakan terlebih dahulu seperti mendiagnosis penyebabnya, tingkat keparahan dari penyakit, pemeriksaan secara fisik, menelusuri riwayat penyakit sampai dengan cara pengatasan yang tepat. Semua itu bisa dilakukan dalam waktu dan proses yang cukup lama. Makanya banyak orang yang lebih memilih untuk menjaga kesehatan dari pada harus mengalami masalah penyakit dalam seperti dikatakan diatas yaitu ginjal atau hipertensi.

Ada beberapa masalah kesehatan yang tidak menimbulkan gejala untuk dikenali pasien dari awal, tetapi hal itu berbeda dengan ginjal. Dimana Anda bisa kenali dengan beberapa hal seperti kesulitan untuk buang air kecil, buang air kecil yang berdarah, sesak nafas, nyeri pada bagian punggung, tekanan darah yang tidak normal dan masih banyak lagi lainnya. Sebelum terlambat dan Anda harus melakukan pemeriksaan pada dokter spesialis penyakit dalam (ginjal - hipertensi) lebih baik cek sedari awal.

No comments